Ribuan Kepala Desa Geruduk Istana Negara, Tolak PMK 81/2025

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT, LAMPUNG, Tarakan Indonesia.Com– Gelombang penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 terus bergulir. Sebanyak 11 pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) tingkat kecamatan se-Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada Senin mendatang untuk bergabung dengan ribuan kepala desa lainnya dari seluruh penjuru negeri. Aksi damai ini akan dipusatkan di depan Istana Negara sebagai bentuk protes terhadap regulasi yang dinilai merugikan desa di seluruh Indonesia. (Sabtu, 6 Desember 2025)

Ketua APDESI Kabupaten Pesisir Barat, Edison Surya, mengungkapkan bahwa keputusan untuk menggelar aksi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP APDESI, H. Surta Wijaya. Dalam pertemuan virtual (zoom meeting) pada Sabtu, 29 November 2025, seluruh kepala desa di Indonesia sepakat bahwa aspirasi ini harus segera disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo di Istana Merdeka. Tujuannya jelas, agar Presiden dapat meninjau ulang dan membatalkan PMK 81/2025 yang dianggap membebani pembangunan dan kesejahteraan desa.

Baca Juga :  Sosialisasi Penandatanganan Pakta Integritas SPMB Th 2026-2027 Pertegas komitmen penerimaan Yang Transpran Dan Berkeadilan

“Kami tengah melakukan persiapan yang matang untuk memastikan penyampaian aspirasi ini berjalan aman, tertib, dan damai. Ini adalah suara murni dari kepala desa seluruh Indonesia yang merasa tercekik dengan aturan yang ada,” tegas Edison.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 8 Desember 2025 ini diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan kepala desa beserta perangkat desa dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota. Mereka akan menyuarakan keresahan dan kekecewaan atas pemberlakuan PMK 81/2025 yang dianggap menghambat pencairan dana desa tahap II.

Titik kumpul massa akan berada di Lapangan Monas Jakarta, sebelum bergerak menuju Istana Negara pada pukul 09.00 WIB. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan seragam khaki lengkap dengan atribut dan identitas resmi kepala desa serta perangkat desa. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan soliditas dan kesatuan sikap dari seluruh elemen pemerintahan desa.

Baca Juga :  KOALISI ORMAS LAKUKAN AKSI DAMAI DI DEPAN PEMKAB PESISIR BARAT TARAKAN

Edison menambahkan, APDESI dengan hormat memohon kepada Presiden Prabowo untuk mengabulkan tuntutan mereka. Kepala desa, sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sangat merasakan dampak dari regulasi ini. Ia juga berharap agar Presiden bersedia membuka ruang dialog dengan perwakilan APDESI untuk membahas secara komprehensif dampak dari PMK 81/2025.

“Kami yakin, dengan dialog yang konstruktif, solusi terbaik dapat ditemukan untuk kemajuan dan kesejahteraan desa di seluruh Indonesia,” pungkas Edison.

Aksi damai ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk lebih memperhatikan aspirasi dan kebutuhan dari pemerintahan desa, serta mengevaluasi kembali regulasi-regulasi yang berpotensi menghambat pembangunan di tingkat akar rumput. (Lian)

Editor : Aan

Follow WhatsApp Channel tarakanindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Pesbar Perkuat sinergi Bersama Mabes TNI dan Seskoad Cegah Karhutla 
Polsek Ngaras Gelar Patroli Dialogis, Jaga Kamtibmas dan Dekatkan Polisi dengan Masyarakat
Gelar Coffee Morning Kapolres Pesisir Barat Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla
Selama Tiga Hari pencarian Nelayan Korban Kecelakaan Laut Ditemukan Meninggal di Perairan Way Haru
Polsek Ngaras Lakukan Pencarian Nelayan Yang Hilang Usai Perahu Di terjang Ombak di Prairan Way Haru.
Kapolda Lampung Berikan Arahan, Semangat Dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat Dalam Kunjungan nya.
Kasih Sayang Anak Yatim Kapolres pesisir Barat Berikan Santunan kepada 20 Anak Yatim
Temu Pamit Tonggak Kepemimpinan Kapolres Pesisir Barat di Lobby Gedung A Pemkab pesibar

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Pemkab Pesbar Perkuat sinergi Bersama Mabes TNI dan Seskoad Cegah Karhutla 

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Polsek Ngaras Gelar Patroli Dialogis, Jaga Kamtibmas dan Dekatkan Polisi dengan Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Gelar Coffee Morning Kapolres Pesisir Barat Bersama BPBD dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Selama Tiga Hari pencarian Nelayan Korban Kecelakaan Laut Ditemukan Meninggal di Perairan Way Haru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Polsek Ngaras Lakukan Pencarian Nelayan Yang Hilang Usai Perahu Di terjang Ombak di Prairan Way Haru.

Berita Terbaru