Selama Tiga Hari pencarian Nelayan Korban Kecelakaan Laut Ditemukan Meninggal di Perairan Way Haru

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat.TarakanIndonesia.com, 22 Agustus 2026 — Setelah tiga hari dilakukan pencarian, seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di Perairan Pekon Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Photo Ist

Korban diketahui bernama Suroso (35), warga Pekon Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.
Korban sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB saat bersama rekannya, Herwandi, hendak melaut menggunakan perahu/jukung di wilayah Perairan Way Haru.

Saat perahu memasuki jalur keluar-masuk pelabuhan, kedua nelayan tersebut dihantam gelombang laut. Setelah dua hempasan gelombang pertama berhasil dilewati, pada hempasan gelombang berikutnya dengan ketinggian diperkirakan mencapai tiga meter, perahu yang ditumpangi kedua korban terbalik.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herwandi yang merupakan nakhoda perahu kemudian berupaya berenang menuju perahu yang terbalik dan mencari Suroso. Namun, korban tidak terlihat. Herwandi selanjutnya terombang-ambing di laut selama kurang lebih tiga jam sebelum berhasil berenang menuju tepian pantai.
Upaya pencarian terhadap Suroso kemudian dilakukan oleh personel gabungan bersama masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Peratin Dan Perangkat Pekon se Pesisir Barat 

Pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 08.10 WIB, seorang nelayan bernama Tumono yang sedang melintas di Perairan Muara Canguk, wilayah perbatasan laut Sumberejo dan Way Haru, melihat benda menyerupai mayat mengapung di permukaan laut.
Setelah dilakukan pengecekan, mayat tersebut diduga kuat merupakan Suroso, nelayan asal Pekon Way Haru yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada warga Pekon Way Haru. Selanjutnya, warga bersama nelayan menggunakan dua unit jukung menuju lokasi penemuan untuk mengevakuasi korban.
Sekitar pukul 09.00 WIB, jenazah dibawa menuju Pelabuhan Way Haru untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan D, S.Psi., M.M., menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama unsur terkait telah melakukan langkah-langkah penanganan sejak terjadinya kecelakaan hingga ditemukannya korban.

“Personel Polsek Ngaras bersama tim gabungan telah melakukan pencarian, pengumpulan informasi dari para saksi, koordinasi dengan instansi terkait, serta pemantauan perkembangan situasi di lapangan hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Kapolsek.

Dalam proses pencarian tersebut, turut terlibat personel Polsek Ngaras Polres Pesisir Barat, Pos AL Bangkunat, Ditpolairud Polda Lampung, Basarnas, serta masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Pemkab Pesisir Barat Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan Di Karya Penggawa..

Dari hasil keterangan sementara, kecelakaan laut diduga terjadi akibat terjangan gelombang tinggi yang menyebabkan perahu korban terbalik. Faktor keselamatan juga menjadi perhatian, mengingat korban tidak menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai saat melaut.

Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan terkait musibah kecelakaan laut tersebut dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun. Keluarga juga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum maupun autopsi terhadap korban.

Kapolsek Ngaras mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Pesisir Barat, agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut.

“Kami mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan ketinggian gelombang sebelum melaut.
Apabila kondisi laut tidak memungkinkan, sebaiknya menunda aktivitas melaut. Selain itu, perlengkapan keselamatan seperti pelampung wajib menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Polres Pesisir Barat bersama jajaran akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah pesisir dan mengedepankan upaya pencegahan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut, khususnya pada saat kondisi cuaca dan gelombang kurang bersahabat.(Lian)

Penulis : Meerlian

Editor : Sal

Follow WhatsApp Channel tarakanindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pesisir Barat Gelar Pengamanan Deklarasi Damai Pilperatin Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026
Wakil Bupati pesibar Buka Rapat Persiapan Deklarasi Damai pilpratin Serentak se Pesisir Barat
Kapolres Pesisir Barat Sambut Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati di Mapolres Perkuat Hubungan dan Sinergitas
Pimpin Apel Pagi,Kapolres Pesisir Barat Tegaskan Profesionalisme dalam Pelaksanaan Tugas
Polsek Pesisir Utara Tangani Penemuan Korban Tenggelam di Perairan Pekon Balam
Sat Lantas Polres Pesisir Barat Sosialisasikan Penting nya Tertib Berlalu Lintas di SMAN 1 Krui
Pemkab Pesibar Siap Sesuaikan regulasi Baru Untuk Masa jabatan Peratin Jadi 8 tahun
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Upacara PTDH Tiga Personel, Wujud Komitmen Penegakan Kode Etik Polri

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Polres Pesisir Barat Gelar Pengamanan Deklarasi Damai Pilperatin Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Wakil Bupati pesibar Buka Rapat Persiapan Deklarasi Damai pilpratin Serentak se Pesisir Barat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Kapolres Pesisir Barat Sambut Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati di Mapolres Perkuat Hubungan dan Sinergitas

Senin, 28 September 2026 - 21:05 WIB

Pimpin Apel Pagi,Kapolres Pesisir Barat Tegaskan Profesionalisme dalam Pelaksanaan Tugas

Jumat, 25 September 2026 - 10:27 WIB

Polsek Pesisir Utara Tangani Penemuan Korban Tenggelam di Perairan Pekon Balam

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Kunjungan Kerja DANREM 043/GATAM Di Kodim 0421/Lampung Selatan 

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:13 WIB