Ultimatum Trump kepada Iran: Dua Pekan untuk Menghindari Serangan Udara AS

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto Donald Trump Presiden Amerika Serikat/Ist
Foto Donald Trump Presiden Amerika Serikat/Ist

Tarakan Indonesia,com. – Pada 20 Juni 2025, Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran, memberikan waktu “dua minggu” untuk menghindari serangan udara AS. Ultimatum ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel, yang telah menyebabkan ratusan korban jiwa.

Pernyataan Trump ini disampaikan saat Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengadakan pertemuan darurat di Istanbul untuk membahas krisis tersebut. Trump mengatakan kepada wartawan, “Saya memberi mereka periode waktu, dan saya akan katakan dua minggu adalah maksimalnya,” saat ditanya apakah dia bisa memutuskan menyerang Iran sebelum tenggat tersebut. Ia menambahkan, “tujuannya adalah ‘melihat apakah orang-orang akan sadar atau tidak.'”

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konflik dimulai pada 13 Juni 2025, dengan serangan udara Israel yang menargetkan situs nuklir dan militer Iran, serta beberapa pemukiman sipil. Serangan ini diklaim Israel sebagai upaya untuk menunda program nuklir Iran setidaknya dua hingga tiga tahun. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menyatakan, “Menurut penilaian yang kami dengar, kami sudah menunda setidaknya dua atau tiga tahun kemungkinan mereka memiliki bom nuklir.”

Baca Juga :  Perang Kata Trump-Gabbard: Iran di Ambang Nuklir.  

Iran membalas dengan serangan-serangan balasan, mengakibatkan korban jiwa di kedua belah pihak. Angka korban bervariasi, dengan laporan dari berbagai sumber yang menunjukkan ratusan hingga lebih dari 600 korban jiwa di Iran, termasuk warga sipil. Israel juga melaporkan korban jiwa dan luka-luka.

Trump menolak upaya diplomasi Eropa untuk mengakhiri konflik, menyatakan bahwa Iran lebih memilih bernegosiasi langsung dengan AS. Trump mengklaim, “Iran tidak ingin berbicara dengan Eropa. Mereka ingin berbicara dengan kami. Eropa tidak akan bisa membantu dalam hal ini.” Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan kesediaan Teheran untuk mempertimbangkan diplomasi, tetapi hanya jika agresi Israel dihentikan.

Baca Juga :  Heri Hermawan: Suara Rakyat dari Sawah, Bergema di Parlemen!

Araghchi mengatakan, “Teheran siap ‘mempertimbangkan diplomasi’ lagi hanya jika ‘agresi Israel dihentikan.'” Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan potensi konflik yang tak terkendali, sementara Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menyebut situasi ini sebagai “momen berbahaya”.

Sebagai respons terhadap situasi yang semakin tegang, pejabat Angkatan Laut AS menyatakan bahwa sebuah kapal induk akan dikerahkan ke Timur Tengah. Ini menambah jumlah kapal induk AS di atau dekat wilayah tersebut menjadi tiga. Keputusan Trump untuk menyerang Iran masih dalam pertimbangan, dengan tenggat waktu dua minggu yang ditetapkan.

Situasi di Timur Tengah sangat tegang. Ultimatum Trump kepada Iran telah meningkatkan tekanan internasional, dan masa depan konflik Iran-Israel masih belum pasti. Pertemuan Liga Arab dan OKI di Istanbul menjadi fokus perhatian dunia dalam upaya mencari solusi damai.

 

Editor : Aan

Sumber Berita: Tempo (20/6/25)

Follow WhatsApp Channel tarakanindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Terpilih dalam Musda IV Partai Golkar Lampung Timur Adhitia Pratama siap Gerakkan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029
Empat kader terbaik Golkar ikuti bursa pencalonan ketua dalam Musda ke IV DPD Partai Golkar lamtim 2025
Lebih Tua Tapi Rambut Hitam Semua!” – Xanana Gusmao Spontan Usap Kepala Sultan HB X
Malam Puncak Doa Bersama Hut Golkar ke-61, Golkar Tubaba Beri Santunan Yatim, Doakan Korban Banjir Bandang Sumatera
Bahlil Terpikat Lampung: Golkar Lampung Target kan Dominasi di 2029
Ketum Bahlil Lahadalia Siapkan ‘Formula Digital’ untuk Dongkrak Golkar Lampung di Pemilu 2029
Gibran Hadiri Indonesia-Afrika CEO Forum, Umumkan Bebas Visa dan Dorong Investasi
DPD Partai Golkar Lampung Timur gelar Tasyakuran atas penetapan H.M. Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional .

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:57 WIB

Pasca Terpilih dalam Musda IV Partai Golkar Lampung Timur Adhitia Pratama siap Gerakkan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

Senin, 15 Desember 2025 - 19:39 WIB

Empat kader terbaik Golkar ikuti bursa pencalonan ketua dalam Musda ke IV DPD Partai Golkar lamtim 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 21:31 WIB

Lebih Tua Tapi Rambut Hitam Semua!” – Xanana Gusmao Spontan Usap Kepala Sultan HB X

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:26 WIB

Malam Puncak Doa Bersama Hut Golkar ke-61, Golkar Tubaba Beri Santunan Yatim, Doakan Korban Banjir Bandang Sumatera

Senin, 1 Desember 2025 - 08:11 WIB

Bahlil Terpikat Lampung: Golkar Lampung Target kan Dominasi di 2029

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Serahkan SK Dewan Pengawas RSUD  

Senin, 12 Jan 2026 - 22:08 WIB