Skandal PT. SGC: Jeritan Rakyat Lampung Menuntut Kejagung Bongkar Praktik Oligarki

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tarakan Indonesia.Com – Suasana tegang membalut Gedung Kejaksaan Agung RI. Riuh ratusan demonstran dari aliansi LSM AKAR Lampung, PEMATANK, dan KRAMAT menggema, menuntut pengusutan tuntas skandal PT. Sugar Group Companies (SGC). Bukan demonstrasi biasa, ini adalah puncak kemarahan atas dugaan pelanggaran hukum yang telah berlarut-larut.

Bendera putih-hitam-hijau berkibar gagah, spanduk protes terbentang, dan tumpukan dokumen investigasi diserahkan langsung kepada pejabat Jampidsus Kejagung. Rabu (25/6/2025)

“Ini Bukan Sekadar Dugaan, Ini Skandal Negara!”

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indra Mustain, Ketua DPP AKAR Lampung, dengan lantang menyatakan, “Jangan tutupi Zachop Richard! Jangan lindungi SGC! Ini bukan kasus biasa, ini skandal! Ini pidana murni yang harus dibuka ke publik. Negara tidak boleh kalah oleh oligarki!”

Ia menuding keterlibatan Richard dalam dugaan suap ke Mahkamah Agung, menyebutnya sebagai pencemaran peradilan oleh uang dan kekuasaan. Namun, ini hanya sebagian kecil dari skandal yang jauh lebih besar.

Indra melanjutkan, “Temuan kami sangat mengejutkan: pengemplangan pajak triliunan rupiah, penguasaan lahan melebihi HGU, pembakaran tebu yang mencemari lingkungan, dan penyerobotan tanah adat serta rawa gambut. Ini bukan perkara sepele, ini skandal negara yang harus diungkap tuntas!”

Baca Juga :  Mafia Gula dan Dana Siluman: LSM Lampung Desak Kejagung dan KPK Beraksi

“Bukan Tanah Mati, Tapi Sejarah dan Leluhur Kami!”

Suaidi Romli dari PEMATANK menambahkan kepiluan masyarakat adat, “Ini bukan hanya perampasan, tapi pelecehan terhadap peradaban! Bukan tanah mati yang mereka rebut, tapi tanah ulayat kami, termasuk makam leluhur. SGC menguasai, negara diam. Ini ketidakadilan yang tak bisa kami terima!”

Sando dari KRAMAT menuding adanya keterkaitan SGC dengan kekuatan politik lokal, “Jangan sampai hukum kita dikalahkan oleh uang! Jangan biarkan oligarki mempermainkan undang-undang! Kami menuntut keadilan dan transparansi!”

Tiga pimpinan aliansi menyerahkan dokumen investigasi kepada Bambang, pejabat Jampidsus Kejagung. Bambang menerima dokumen tersebut dengan janji akan menindaklanjuti. Namun, keraguan masih membayangi. Indra menegaskan, “Kami sudah terlalu sering dijanjikan. Skandal PT. SGC harus dibongkar total! Jangan ada kompromi, jangan ada titipan!”

Baca Juga :  Sunat Massal Way Kanan: Dukungan Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

“SGC Bukan Hanya Aktor Ekonomi, Tapi Juga Politik!”

Sapriansyah, aktivis Lampung, mengungkap akar permasalahan yang lebih dalam, “Konflik lahan ini berlangsung bertahun-tahun, dengan kekerasan dan kriminalisasi warga yang tak pernah menyentuh SGC. SGC bukan hanya aktor ekonomi, tapi juga politik. Mereka penyokong kekuasaan, makanya kasus selalu kandas. Kami menantang Kejagung untuk membuktikan hukum masih berpihak pada keadilan!”

Di Tulang Bawang, ribuan hektar lahan telah berubah menjadi ladang tebu. Ingatan akan pohon-pohon tua yang ditebang dan nisan leluhur yang hilang masih menghantui warga. Mereka berharap, suatu hari keadilan akan berpihak pada mereka.

Aksi diakhiri dengan tekad untuk melanjutkan demonstrasi di depan Istana Negara, “Kami akan lanjutkan orasi di depan Istana Negara agar Presiden Prabowo, sebagai macan Asia, menegakkan keadilan di Lampung!” seru Indra, disambut sorak ratusan massa. Kini, bola ada di tangan Kejagung: akan memilih keadilan atau tunduk pada oligarki? (Red)

Loading

Editor : Aan

Follow WhatsApp Channel tarakanindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Bahlil Lahadalia Siapkan ‘Formula Digital’ untuk Dongkrak Golkar Lampung di Pemilu 2029
Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Pembukaan Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 
DPD Partai Golkar Lampung Timur gelar Tasyakuran atas penetapan H.M. Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional .
Ratusan Anggota Al-Hidayah Lampung Timur Ikut Rayakan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Golkar Tubaba: Soeharto Pahlawan, Semangat Membangun Negeri.  
Wakil Bupati Nadirsyah Gebrak Lampung Fest 2025: Tubaba Pamer Kopi ‘Copee’, Budaya Megou Pak, dan Semangat Inovasi.
Komisi I DPRD Tanggamus Gerak Cepat: Desak Audit Lapangan Ungkap Dugaan Mark-up Dana Desa Tanjung Heran
KemenP2MI dan Pemkab Lampung Timur Teken MoU, Perkuat Pelindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 01:26 WIB

Ketum Bahlil Lahadalia Siapkan ‘Formula Digital’ untuk Dongkrak Golkar Lampung di Pemilu 2029

Kamis, 20 November 2025 - 18:40 WIB

Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Pembukaan Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 

Sabtu, 15 November 2025 - 20:55 WIB

DPD Partai Golkar Lampung Timur gelar Tasyakuran atas penetapan H.M. Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional .

Sabtu, 15 November 2025 - 08:37 WIB

Ratusan Anggota Al-Hidayah Lampung Timur Ikut Rayakan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 14 November 2025 - 16:13 WIB

Golkar Tubaba: Soeharto Pahlawan, Semangat Membangun Negeri.  

Berita Terbaru

Pesisir Barat

APDESI Pesisir Barat Kritik Keras PMK 81/2025: Desa Terancam Lumpuh

Sabtu, 29 Nov 2025 - 02:22 WIB