PESISIR BARAT, Tarakan Indonesia..COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat pada Kamis malam, 26 Februari 2026, sekitar pukul 21.15 Waktu Indonesia Barat (WIB). Peristiwa ini mengakibatkan beberapa pohon tumbang di berbagai titik, sehingga menyebabkan pemadaman sementara pasokan listrik dan kemacetan jalan lintas Liwa-Krui.
Sebanyak delapan pohon tumbang tersebar di sepanjang ruas jalan lintas Liwa-Krui. Di kawasan Pal 5, satu pohon tumbang menimpa dua rumah warga milik Firda dan Sirwan, yang mengalami kerusakan total.
“Alhamdulillah, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Sebanyak delapan titik pohon tumbang tercatat di sekitar jalan Liwa-Krui, dengan satu titik di Pal 5 menimpa rumah warga,” ujar Deni, petugas Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekon Labuhan Mandi, (27/2/2026).
Perwakilan Camat Kecamatan Way Krui sekaligus Peratin Pekon Labuhan Mandi, Yudi Saputra, mengkonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan menyebabkan gangguan pada akses lalu lintas serta pasokan listrik di wilayah tersebut.
“Petugas Satgas BPBD Pekon bekerja sama dengan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi menggunakan alat seadanya. Saat ini, jalan lintas Liwa-Krui sudah dapat dilalui kembali dengan normal,” jelas Yudi.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Yudi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalan Liwa-Krui, mengingat daerah tersebut termasuk wilayah rawan terjadinya tumbangnya pohon dan longsor saat cuaca ekstrem.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan serta perhatian terkait kerusakan rumah yang dialami akibat musibah tersebut. ( Lian )













