Jejak Panjang Brigjen Pol Hengki Haryadi, Perwira Reserse yang Kini Menjadi Wakapolda Riau

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepri, Tarakanindonesia.Com – Jejak Panjang Brigjen Pol Hengki Haryadi, Perwira Reserse yang Kini Menjadi Wakapolda Riau*

– Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali merotasi jajaran perwira tinggi Polri. Dari 71 perwira yang dimutasi, nama Brigjen Pol Hengki Haryadi menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau.

Penunjukan Hengki tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025. Ia menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo yang dimutasi sebagai Wakapolda Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigjen Pol Hengki Haryadi dikenal sebagai perwira Polri dengan pengalaman panjang di bidang reserse.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 ini mengawali karier kepolisiannya di Polres Dili pada 1997, ketika wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karier Hengki kemudian berlanjut di Polda Lampung. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, Kapolsek Telukbetung Selatan, hingga Kasat Reskrim Polrestabes Bandar Lampung.

Dedikasi dan ketegasannya di lapangan membuat Hengki ditarik ke Polda Metro Jaya pada 2010.

Di ibu kota, Hengki menempati sejumlah posisi penting, di antaranya Kapolsek Metro Gambir, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Barat, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Saat menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Hengki dikenal luas dengan prinsipnya, “negara tidak boleh kalah oleh premanisme”.

Sejumlah kasus besar pernah ditanganinya. Di Jakarta Barat, Hengki dikenal tegas menindak kelompok premanisme, termasuk kasus perebutan lahan di Kalideres.

Baca Juga :  Skandal PT. SGC: Jeritan Rakyat Lampung Menuntut Kejagung Bongkar Praktik Oligarki

Ia juga memimpin pengungkapan berbagai jaringan narkotika berskala nasional dan internasional, mulai dari penyelundupan ganja hingga sabu dalam jumlah besar.

Atas keberhasilannya itu, Hengki menerima penghargaan dari Drug Enforcement Administration (DEA).

Nama Hengki juga mencuat saat memimpin penangkapan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terkait kasus narkoba pada 2021.

Selain itu, ia berhasil membongkar sindikat mafia tanah yang melibatkan oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional serta menangkap pimpinan organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, di Lampung.

Sebelum ditunjuk sebagai Wakapolda Riau, Hengki menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Dengan rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan terorganisasi, kehadiran Brigjen Pol Hengki Haryadi diharapkan membawa penguatan kinerja dan stabilitas keamanan di wilayah Riau.Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali merotasi jajaran perwira tinggi Polri. Dari 71 perwira yang dimutasi, nama Brigjen Pol Hengki Haryadi menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau.

Penunjukan Hengki tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025. Ia menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo yang dimutasi sebagai Wakapolda Kalimantan Timur.

Brigjen Pol Hengki Haryadi dikenal sebagai perwira Polri dengan pengalaman panjang di bidang reserse.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 ini mengawali karier kepolisiannya di Polres Dili pada 1997, ketika wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karier Hengki kemudian berlanjut di Polda Lampung. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, Kapolsek Telukbetung Selatan, hingga Kasat Reskrim Polrestabes Bandar Lampung.

Baca Juga :  Iran Tolak Gencatan Senjata: Ancaman Perang Besar di Timur Tengah Meningkat  

Dedikasi dan ketegasannya di lapangan membuat Hengki ditarik ke Polda Metro Jaya pada 2010.

Di ibu kota, Hengki menempati sejumlah posisi penting, di antaranya Kapolsek Metro Gambir, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Barat, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Saat menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Hengki dikenal luas dengan prinsipnya, “negara tidak boleh kalah oleh premanisme”.

Sejumlah kasus besar pernah ditanganinya. Di Jakarta Barat, Hengki dikenal tegas menindak kelompok premanisme, termasuk kasus perebutan lahan di Kalideres.

Ia juga memimpin pengungkapan berbagai jaringan narkotika berskala nasional dan internasional, mulai dari penyelundupan ganja hingga sabu dalam jumlah besar.

Atas keberhasilannya itu, Hengki menerima penghargaan dari Drug Enforcement Administration (DEA).

Nama Hengki juga mencuat saat memimpin penangkapan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terkait kasus narkoba pada 2021.

Selain itu, ia berhasil membongkar sindikat mafia tanah yang melibatkan oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional serta menangkap pimpinan organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, di Lampung.

Sebelum ditunjuk sebagai Wakapolda Riau, Hengki menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Dengan rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan terorganisasi, kehadiran Brigjen Pol Hengki Haryadi diharapkan membawa penguatan kinerja dan stabilitas keamanan di wilayah Riau. (*)

Editor : A. Ali Akbar

Follow WhatsApp Channel tarakanindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parosil Mabsus Ajak Warga Dukung dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis.
Komisi I DPRD Tanggamus Gerak Cepat: Desak Audit Lapangan Ungkap Dugaan Mark-up Dana Desa Tanjung Heran
Meniti Pusaka Leluhur: Pesan Damai dari Para Sultan
Ide Jenius Peserta Rakornas BAZNAS Ternak Ayam Persilangan Ubah Nasib Desa
Bupati Kolaka Timur Dicokok KPK Usai Rakernas NasDem Terkait Kasus DAK Rumah Sakit
Sri Mulyani Soroti Gaji Guru dan Dosen yang Rendah, Pertanyakan Peran Negara dan Masyarakat
Jokowi Mundur dari Bursa Ketum PSI: “Insecure” Bersaing dengan Kaesang .  
Dugaan Agenda Politik Besar: Jokowi Respons Isu Ijazah Palsu dan Ancaman Pemakzulan Gibran
Jejak Panjang Brigjen Pol Hengki Haryadi, Perwira Reserse yang Kini Menjadi Wakapolda Riau*

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 06:48 WIB

Jejak Panjang Brigjen Pol Hengki Haryadi, Perwira Reserse yang Kini Menjadi Wakapolda Riau

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:56 WIB

Parosil Mabsus Ajak Warga Dukung dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis.

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Komisi I DPRD Tanggamus Gerak Cepat: Desak Audit Lapangan Ungkap Dugaan Mark-up Dana Desa Tanjung Heran

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 19:30 WIB

Meniti Pusaka Leluhur: Pesan Damai dari Para Sultan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:48 WIB

Ide Jenius Peserta Rakornas BAZNAS Ternak Ayam Persilangan Ubah Nasib Desa

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Serahkan SK Dewan Pengawas RSUD  

Senin, 12 Jan 2026 - 22:08 WIB